Baca koran pagi ini, tentang analisis psikologi mahasiswa Indonesia di Singapura yang diduga melakukan penikaman dan bunuh diri. Disitu diceritakan kalau mahasiswa Indonesia yang terkenal berkelakuan baik dan berprestasi ini mengalami tekanan psikis dan mental karena mendapat hambatan di akademisnya, sesuatu yang selama ini mungkin tidak pernah ia alami.

Mungkin bagi kita *yang sering gagal :)* itu sedikit aneh karena itu hal sepele, tetapi bagi beberapa orang termasuk mahasiswa ini mungkin tidak, apalagi kalau memang keluarga dan lingkungan bukannya membantu malah secara sadar atau tidak sadar memberi tekanan tambahan, seperti menaruh harapan yang sangat tinggi.

Terlepas benar atau tidaknya dalam kasus yang dibicarakan ini, akan tetapi Bair sangat memahami tentang pentingnya menerima kekalahan dan kegagalan.

Waktu kecil dulu, jujur saja sampai kelas 4 SD, jadi rangking 3 saja bisa bikin Bair mimpi-mimpi, padahal orang tua Bair tidak pernah memberi tekanan atau pengaharapan apa-apa ke Bair untuk selalu rangking, beneran rangking setidaknya bukan hal yang pertama dilihat oleh Mama’ dan Bapak, yang pertama adalah kelakuan dan kerapihan yang sering sekali C, serta catatan tambahan dari wali kelas hehehee.

Pengalaman pertama kalah dan tersingkir dari pertandingan juga bikin gregetan 3 hari 3 malam, walaupun dari awal Bair tahu memang bakalan kalah :). Akan tetapi sedikit demi sedikit perasaan itu hilang seiring dengan hobi Bair bertanding apa saja, mulai dari lomba tujuh belasan, bidang studi, tenis meja, basket sampai marathon di kota Bair. Dan sebagaimana telah diduga, lebih banyak gagalnya :), kecuali untuk lomba bidang studi dan makan krupuk yang jadi spesialisasi Bair.

Sekarang Bair baru tahu pengalaman kalah dan gagal itu sangat berharga. Hmm baru mengerti juga, kenapa Purdi Chandra pendiri Grup Primagama mengistirahatkan anaknya yang selalu rangking 1 dari sekolah untuk sementara, karena dianggap tidak baik untuk perkembangannya *cmiiw*.

Jadi untuk teman-teman yang sering kalah dan gagal (terutama yang sering mengalami penolakan heheh) berbahagialah… :)