Kadang kita tidak sadar sering melakukan dosa menggunjing pilihan orang lain, seperti “cewek itu kok mau sama cowok itu padahal tidak cakep, hmm.. jangan-jangan karena cowok itu orang kaya ya :).”

Ya, tuduhan sok tahu sering sekali kita keluarkan tanpa rasa bersalah, dan juga tidak melihat diri sendiri heheh. Karena entah disadari oleh tidak, kita juga sering melakukan pilihan serupa, namun tidak sadar.

Salah satunya adalah mencari pasangan hidup kita yang lain yaitu pekerjaan yang akan kita geluti, hampir seumur hidup kita nanti. Pilihan hidup yang dengan itu kita bukan hanya mencari isi perut, menafkahi keluarga, dan membantu sesama dengan hasilnya, tapi juga menjadi bukti eksistensi dan karya kita di muka bumi ini.

Sama seperti mencari suami/istri, ketika memilih bidang pekerjaan hendaknya kita mencari pekerjaan yang bisa membuat kita bisa memperoleh kebahagiaan di dunia dan akhirat. Untuk kebahagiaan di akhirat, tentu saja pekerjaan tersebut itu aman dari perkara-perkara yang diharamkan oleh agama, dan harus memberi manfaat dan kebaikan, bukan malah menyebabkan kerusakan di muka bumi.

Sedangkan untuk kebahagiaan di dunia, ada yang bilang bahwa pekerjaan tersebut yang incomenya tinggi, walaupun membosankan dan sesuai minat kita. Hmm tidak jadi masalah sih selama kita mau berusaha nantinya mencitai pekerjaan ini, tapi masalahnya kalau ternyata kita tidak bisa merasa bahagia dengan pekerjaan, tiap hari kerja (terutama Senin) menjadi hari-hari stress dan menjengkelkan.

Kenapa kita tidak mencari pekerjaan yang kita cintai, yang dengan mengerjakannya kita menjadi bahagia. Coba bayangkan senangnya, jika setiap pagi setiap akan bekerja kita tersenyum bahagia dan tidak sabar akan bekerja. Hari-hari kerja merupakan hari-hari kebahagiaan, walaupun penghasilan yang diperoleh mungkin tidak besar.

Akan tetapi logikanya jika kita mengerjakan pekerjaan dengan bahagia dan senang, pasti kita bisa fokus dan pekerjaan menjadi berkualitas, sehingga tidak jarang hal-hal besar bisa terjadi.

Tapi sangat disayangkan saat ini, banyak sekali orang yang memilih pekerjaan yang penghasilannya juga tidak besar, tapi membuat dia cemas dan tidak tenang tiap hari lantaran pekerjaanya tidak dia senangi dan mengancam kebahagiaannya di akhirat kelak.. ck ck ck.. “Naudzubillahi min dzalik”.